Rabu, 15 April 2015

Minggu Ketiga

Tidak terasa hari telah memasuki minggu ketiga. Hari pertama minggu ketiga yaitu Senin, 16 Maret 2015. Hari itu, aku membuat narasi liputan Outbound di Taman Tirta Waterbyuur Bantul bersama temanku yaitu Asni dan Rina. Dengan kebersamaan itu, kami mampu menyelesaikan narasi tersebut dan bergegas untuk merecodnya. Narasi itu aku baca untuk mengedit news. Editan news liputan pada waktu itu, diedit oleh teman saya, sebut saja Asni. Hari itu juga kami bertiga menyelesaikan satu news. Lelah yang kami rasakan terbayar dengan menonton hasil editan kami yang tayang di RBTV.

Hari telah berganti, tanggal 17 Maret 2015 aku menyelesaikan title dan coundown yang telah aku  buat sebelumnya. Tantangan dan keringat yang mengalir untuk mencapai finish sangat aku rasakan. Hari itu, aku merasa semua tugasku telah selesai. Hehe .. namun aku tidak mau membuang waktuku. Maka dari itu aku pergunakan untuk memanagemen file ku yang ada dikomputer bawah.

Hari berikutnya, Rabu, 18 Maret 2015 kami mendapat materi baru dari Pak Ali, yakni pembetukan garda. Beliau menjelaskan dari awal hingga akhir terbentuknya garda. Garda merupakan suatu perusahaan kecil dibawah naungan Puspadanta. Aku digabungkan oleh lima temanku lainnya yakni Farida, Sri, Priska, Putri, dan Ibnu. Garda kami bernama Garda Adinata yang artinya Terdepan dan Terunggul. Tidak lama kemudian, kami diperintahkan oleh Pak Ali untuk mengirimkan cerita pengalaman diPuspadanta selama 2 minggu prakerin di Puspadanta melalui email.

Foto Garda Adinata nihh .. Mana gardamu ?
Kamis, 19 Maret 2015, kami mendapatkan materi baru yaitu Feature. Menurutku, featue merupakan sebuah news dalam durasi yang telah di tetapkan yakni 20 menit. Setelah materi feature disampaikan, kami diperintahkan untuk membuat feature. Pada kesempatan ini, aku memilih tema di Museum Perjuangan yang terletak di Jalan Kolonel Sugiono no.24 Yogyakarta 55143. Aku langsung membuat narasi trntang museum tersebut

Museum Perjuangan adalah sebuah museum di Yogyakarta yang didirikan untuk mengenang sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Awalnya aku membuat di lembaran kertas saja, namun ternyata, narasi itu di ketik untuk mempermudah saat merecod narasi. Tanpa membuang waktu, aku langsung mengetiknya di laptop temanku. Bahan untuk feature telah selesai, tinggal ambil video di museum tersebut. Namun karena handycam dan tripot yang terbatas, menjadi penghalang untuk menyelesaikan lebih awal.

Hari berikutnya, Jum’at, 20 Maret 2015 dan Sabtu, 21 Maret 2015, aku membantu teman segardaku untuk mengambil video di berbagai tempat. Salah satunya Pasar Bantul. Pengambilan video yang kurang lebih 600 stock shoot ini, membutuhkan waktu yang cukup lama. Hari Sabtu merupakan hari finishing pengambilan video milik temanku. Namun, tanpa di duga, stock shoot itu terhapus bersih di handycm yang kami pakai. Semangat juang dan senyum lebar kami sejenak hilang. Kami kembali ke Puspadanta dengan wajah yang tidak enak di lihat.


Minggu, 22 Maret 2015. Aku di ajak liputan bersama Mas Tyas dan Sri. Tidak hanya kami bertiga saja, namun juga dibantu oleh Mas Bintang yang merupakan alumni anak prakerin Puspadanta juga.  Kami liputan di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Disana kami meliput acara lomba nyanyi dan robotic. Acara yang dimulai pukul 09:00 wib dan selesai pukul 11:00 wib ini, berjalan sangat meriah. Setelah acara selesai, kami kembali ke Puspadanta. 

3 komentar:

  1. Astuti, kamu banyak melakukan kesalahan dalam penulisan. Selain itu, ada beberapa kalimat yang menggunakan ukuran font dengan ukuran yang berbeda

    BalasHapus
  2. Tulisannya tidak sama ada yang besar ada yang kecil. Selain itu, ada yang kurang jelas dan warnanya berbeda seperti tulisan yogyakarta.

    BalasHapus
  3. pengunaan font yang berbeda bikin mata agak gimana gitu ,heheh

    BalasHapus