Tidak terasa hari telah memasuki minggu ketiga. Hari pertama minggu
ketiga yaitu Senin, 16 Maret 2015. Hari itu, aku membuat narasi liputan
Outbound di Taman Tirta Waterbyuur Bantul bersama temanku yaitu Asni dan Rina.
Dengan kebersamaan itu, kami mampu menyelesaikan narasi tersebut dan bergegas
untuk merecodnya. Narasi itu aku baca untuk mengedit news. Editan news liputan
pada waktu itu, diedit oleh teman saya, sebut saja Asni. Hari itu juga kami
bertiga menyelesaikan satu news. Lelah yang kami rasakan terbayar dengan
menonton hasil editan kami yang tayang di RBTV.
Hari telah berganti, tanggal 17 Maret 2015 aku menyelesaikan title dan
coundown yang telah aku buat sebelumnya.
Tantangan dan keringat yang mengalir untuk mencapai finish sangat aku rasakan.
Hari itu, aku merasa semua tugasku telah selesai. Hehe .. namun aku tidak mau
membuang waktuku. Maka dari itu aku pergunakan untuk memanagemen file ku yang
ada dikomputer bawah.
Hari berikutnya, Rabu, 18 Maret 2015 kami mendapat materi baru dari Pak
Ali, yakni pembetukan garda. Beliau menjelaskan dari awal hingga akhir
terbentuknya garda. Garda merupakan suatu perusahaan kecil dibawah naungan
Puspadanta. Aku digabungkan oleh lima temanku lainnya yakni Farida, Sri,
Priska, Putri, dan Ibnu. Garda kami bernama Garda Adinata yang artinya Terdepan
dan Terunggul. Tidak lama kemudian, kami diperintahkan oleh Pak Ali untuk
mengirimkan cerita pengalaman diPuspadanta selama 2 minggu prakerin di
Puspadanta melalui email.
![]() |
| Foto Garda Adinata nihh .. Mana gardamu ? |
Kamis, 19 Maret 2015, kami mendapatkan materi baru yaitu Feature. Menurutku,
featue merupakan sebuah news dalam durasi yang telah di tetapkan yakni 20
menit. Setelah materi feature disampaikan, kami diperintahkan untuk membuat
feature. Pada kesempatan ini, aku memilih tema di Museum Perjuangan yang
terletak di Jalan Kolonel Sugiono no.24 Yogyakarta 55143. Aku langsung membuat narasi trntang
museum tersebut.
Museum Perjuangan adalah sebuah
museum di
Yogyakarta yang
didirikan untuk mengenang sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Awalnya aku membuat di lembaran
kertas saja, namun ternyata, narasi itu di ketik untuk mempermudah saat merecod
narasi. Tanpa membuang waktu, aku langsung mengetiknya di laptop temanku. Bahan
untuk feature telah selesai, tinggal ambil video di museum tersebut. Namun
karena handycam dan tripot yang terbatas, menjadi penghalang untuk
menyelesaikan lebih awal.
Hari
berikutnya, Jum’at, 20 Maret 2015 dan Sabtu, 21 Maret 2015, aku membantu teman
segardaku untuk mengambil video di berbagai tempat. Salah satunya Pasar Bantul.
Pengambilan video yang kurang lebih 600 stock shoot ini, membutuhkan waktu yang
cukup lama. Hari Sabtu merupakan hari finishing pengambilan video milik
temanku. Namun, tanpa di duga, stock shoot itu terhapus bersih di handycm yang
kami pakai. Semangat juang dan senyum lebar kami sejenak hilang. Kami kembali
ke Puspadanta dengan wajah yang tidak enak di lihat.
Minggu, 22
Maret 2015. Aku di ajak liputan bersama Mas Tyas dan Sri. Tidak hanya kami
bertiga saja, namun juga dibantu oleh Mas Bintang yang merupakan alumni anak
prakerin Puspadanta juga. Kami liputan
di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Disana kami meliput acara lomba nyanyi dan
robotic. Acara yang dimulai pukul 09:00 wib dan selesai pukul 11:00 wib ini,
berjalan sangat meriah. Setelah acara selesai, kami kembali ke Puspadanta.

Astuti, kamu banyak melakukan kesalahan dalam penulisan. Selain itu, ada beberapa kalimat yang menggunakan ukuran font dengan ukuran yang berbeda
BalasHapusTulisannya tidak sama ada yang besar ada yang kecil. Selain itu, ada yang kurang jelas dan warnanya berbeda seperti tulisan yogyakarta.
BalasHapuspengunaan font yang berbeda bikin mata agak gimana gitu ,heheh
BalasHapus